Kyuu dan Hikaru sudah sampai di Osaka. Mereka pun dengan cepat berjalan menuju rumah Futa yang tak jauh jika berjalan.
"Nggak sabar ngeliat raut wajah Futa"
"Aku yakin aku harus berkenalan ulang dengan Futa. Huh, menyebalkan"
"Nanti aku kenalkan, deh"
"Seharusnya aku yang mengenalkanmu ke Futa !"
Mereka mengobrol sepanjang jalan sampai akhirnya sampai tepat di depan rumah Futa. Rumahnya sangat besar, wajar, Futa memang orang kaya. Mereka pun mengetuk pintu rumah Futa sangat keras. Sampai ibu Futa keluar dari rumah.
"Ibu Najikawa, apakah Futa-nya ada ?"tanya Kyuu dengan cepat.
"Hmmm ... Futa, ya ? Dia ada di kamarnya, entah mengapa dia merenung terus"
"Kami boleh masuk ?"tanya Hikaru.
"Kamu Hikari Kajirise, kan ? Tentu saja boleh. Kyuu juga boleh"
"Iya, aku Hikari"
Kyuu dan Hikari melangkah sangat pelan menuju kamar Futa. Lalu mengetuk pintunya pelan-pelan, agar tidak mengganggu Futa.
"JANGAN GANGGU FUTA NAJIKAWA !"teriak Futa dari dalam kamar.
"Futa, ini aku ! Aku ! Kyuu sahabatmu !"
Futa membuka pintu. Dia sedang menangis di dalam kamar, entah kenapa. Tapi setelah menemui Kyuu, raut wajahnya berubah. Hati Futa berbunga-bunga, penuh dengan keceriaan dan dia memang sangat bahagia menemui sahabatnya. Rambutnya acak-acakan, bajunya dipenuhi tetesan air mata, dan terdapat tetesan berwarna merah, seperti darah.
"Kyuu ! Aku kangen banget denganmu !"Futa memeluk Kyuu.
"Lho, Futa ? Kok di bajumu ada darah ?"
"Eh ... Hikaru ?"Futa memandang Hikaru lama. "HIKARU SAHABAT DEKATKU !!!"
Hikaru sangat senang, terlihat dari wajahnya. Kyuu juga meneteskan air mata haru. Akhirnya mereka berdua bersatu, seperti impian Kyuu.
"Akhirnya Futa bersatu lagi dengan Hikaru"Kyuu tersenyum. Walaupun rasanya seperti hatinya ditusuk-tusuk.
"Aku tetap jadi sahabatmu yang paling dekat, Kyuu"Futa mengusap air matanya.
"Futa, jawab dulu pertanyaanku !"Hikaru memegang pundah Futa. "Kenapa bajumu penuh darah ??"
"Ng ... ng ... Ini gak kenapa-napa kok, Hikaru ! Mungkin aku cuma mimisan tadi"
"Mimisan di umur 16 tahun itu jarang sekali ! Kecuali yang ..."
"Tenanglah, Hikaru !"
"BERPENYAKIT !"Hikaru terisak.
"Nggak kok, aku nggak berpenyakit. Itu biasa saja. Mungkin cuma kurang minum"Futa mengelap darah dari hidungnya. Lagi-lagi dia mimisan.
Suasana hening. Hikaru masih menangis, menjerit-jerit. Takut sahabat dekatnya, yang sudah lama tidak bertemu itu ... berpenyakit. Padahal terakhir dia bertemu Futa, sangat ceria. Futa sangat sehat. Tapi sekarang ... rambutnya semakin tipis, kulitnya juga pucat. Sungguh mengenaskan menurut Hikaru.
"Daripada memikirkan yang seperti itu, kita main komputer saja, deh"usul Futa.
"Futa, jujurlah padaku. Aku ini sahabatmu yang berhak tau apa pun yang Futa derita. Futa harus mengatakannya. Apa penyakit Futa ? Kok aku belum tau ?"Kyuu menyipitkan matanya.
"Aku takut Kyuu dan Hikaru menjauhkan aku karena takut kecewa"
"Futa, aku berjanji tak akan meninggalkanmu lagi"janji Hikaru.
"Aku mempunyai penyakit yang parah, Hikaru. Aku divonis akan meninggal dalam waktu dekat. Aku terus memikirkan hal itu, terus menerus. Tapi, aku mempunyai keputusan untuk tidak mengungkit-ungkit hal itu. Aku ingin seolah-olah kematianku tidak akan diketahui alasannya, hanya mama, papa dan aku"
"Lalu penyakit Futa itu apa ?"tanya Kyuu.
"Kanker otak. Tapi Kyuu berjanji nggak akan ngejauhin aku, kan ?"
"Tentu saja tidak, Futa"
Kyuu, Futa dan Hikaru akhirnya tidak membicarakan topik itu lagi. Mereka berkeliling di Osaka, menuju tempat nongkrong geng 'Naughty'.
"Ini nih, perubahan pos Naughty. Banyak banget"jelas Futa.
"Indah banget. Ngomong-ngomong anggota geng Naughty-nya pada kemana ?"
"Mungkin lagi di dalam"
Mereka memasuki ruangan pos Naughty, yang sekarang sangat indah. Padahal, dulu itu pos Naughty bergaya Gothic. Sekarang ... Pinky Cute. Indahnya.
"Kyuu !! Futa !! Dan yang satunya !!"panggil Ichigo.
"Ichigo cantik sekali. Benar-benar imut, cantik banget. Apalagi, sekarang Ichigo lebih rapi. Penampilannya gak hitam-merah lagi"celoteh Kyuu.
"Kyuu sekarang terlihat lebih berani, deh. Kagum"puji Kai.
"Miika, Kai, dan Tsubatei benar-benar makin cantik. Sekarang lebih suka pakai rok, ya ?"tanya Kyuu.
"Rok itu indah"jawab Tsubatei.
"Eh, ini siapa ?"tanya Ichigo.
"Ini Hikaru Kajirise. Dia teman Kyuu di Tokyo Elite School"
"Salam kenal, aku Ichigo Fujitama. Ini Miika Arinata. Ini Kai Kireichan. Ini Tsubatei Kataru"jelas Ichigo.
"Salam kenal, ya !"
Bersambung ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar