Hampir 3 minggu Kyuu tinggal di Tokyo. Akhir-akhir ini dia merindukan Osaka, geng Naughty dan sahabatnya di Osaka, yang bernama Futa. Tapi dia masih trauma dengan keusilan geng Naughty, walaupun sebenarnya dia ingin sekali bertemu dengan musuh lamanya. Dia merasa sangat ingin melihat wajah Ichigo, Miika, Kai dan Tsubatei sekarang. Apa makin cantik ? Atau makin jelek ?
"Aku kangen banget sama Futa"ucap Kyuu ditelepon.
"Kangen denganku ? Apa itu benar ? Kyuu, kamu tau tidak, bagaimana keadaan disini ?"
"Aku menelponmu karena ingin tahu. Ngomong-ngomong, bagaimana keadaan geng Naughty ? Makin usil, ya ?"
"Makin pendiam, lho. Aku juga kaget, Kyuu. Tapi aku lega sekali. Eh, Kyuu tau tidak ?"
"Tau apa ?"
"Ichigo sering menangis di dalam kelas. Sungguh memilukan ! Tapi, kayaknya dia sering mengucapkan kalimat 'aku tidak kejam' berkali-kali. Mungkin udah sadar"
"Udah sadar ? Bagus, deh. Rencananya sih aku ingin liburan di Osaka nanti. Sambut aku, ya ? Aku juga mau ke Kanagawa, nih. Ke rumah nenek"
"Kamu kangen dengan keusilan Ichigo, tidak ?"
"Kangen banget ! Tapi aku lebih kangen dengan Futa"
"Kyuu, kamu memang baik banget. Eh, ngomong-ngomong sahabatmu disana siapa ?"
"Kamu tersinggung, gak ?"
"Tersinggung ? Nggak kok ! Walaupun aku berharap Kyuu tetap menganggapku sahabat paling dekat"
"Futa selalu terdekat, kok. Sahabatku disini namanya Hikari. Dia sih tidak sepintar dan secantik Futa. Tapi, dia baik seperti Futa"
"Oh, begitu ya. Kyuu, sepertinya aku terlalu lama di depan telepon. Nanti kulanjutkan, ya Kyuu. Aku punya tugas kelompok, nih"
"Ya sudah. Bye"
"Bye"
Kyuu tidak menyadari bahwa dia meneteskan air matanya. Dia benar-benar kangen Futa. Tapi, liburan sekolah kan masih lama. Jadi, Kyuu harus sabar. Ya, tapi setidaknya dia yakin pasti akan kembali ke Osaka. Dan ke Kanagawa, kampung halamannya.
Kyuu langsung ke kamarnya, untuk tidur. Sekarang ini sudah larut malam. Besok dia harus berangkat pagi-pagi. Wajar, Tokyo Elite School itu sangat ketat.
"Kyuu, sudah sarapan, belum ?"tanya kak Yuki.
"Sudah, kak. Aku harus berangkat sekarang, bye !"
Kyuu terlihat sangat buru-buru sekolah. Dia tidak sabar bertemu sahabatnya, Hikari. Walaupun dia tetap lebih tidak sabar bertemu Futa.
"KYUU !!!"teriak Hikari di depan gerbang sekolah.
"Hikari ! Kemarin aku menelpon sahabatku di Osaka, lho. Namanya ... coba tebak siapa !"
"Hmmm ... sahabatmu itu, ya ? Di Osaka ? Sepertinya kamu sudah cerita"
"Futa, lho. Keluarga Najikawa !"
"Sepertinya aku pernah bertemu dengan Futa"
"Ah, masa sih ? Kayaknya nggak mungkin deh"
"Nanti kubawakan fotonya, deh"
Bersambung ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar